statistik

Blogger Mobile

Rabu, 21 September 2011

Santosh Belum terlalu memikat

Sripo. 
Kans pemain seleksi Santosh Shahukhala untuk menggeser peran Lim Joon Sik di Sriwijaya FC sepertinya sulit. Pasalnya, hingga saat ini, pemain kelahiran, Nepal, 10 Januari 1988 itu belum mampu berikan permainan terbaik.
  
Hal itu di ungkapkan pelatih Sriwijaya FC, Kas hartadi. Menurut mantan arsitek SFC U-21 itu, sejak Jumat (16/9) lalu bergabung bersama Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC), permainan Santosh belum mampu memikat hati dirinya.
  
”Saya rasa skill Santosh biasa-biasa saja. Selama empat hari menjalani latihan bersama kami tidak ada yang istimewa dan tidak ada skill yang menonjol,” kata pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, kemarin (20/9).
  
Kementar Kas (sapaan Kas Hartadi) itu bukan tak berasalasa. Selama menjalani latihan terutama latihan terakhir di Bangka yang bermateri game selama 20 menit, Santos belum maksimal.

”Kami baru bisa melihat betul permainanya saat latihan game 20 menit full menggunakan lapangan penuh. Tapi, tetap saja permainannya (Santosh red) tetap begitu-begitu saja,” sambungnya.
  
Tapi, meski belum puas dengan permainan Santosh, Kas Hartadi belum bisa memutuskan siapa yang bakal direkrut untuk mengisi satu bangku pemain asing Asia yang masih tersisa. ”Belum saatnya kami memutuskan. Kami masih butuh beberapa hari untuk menetapkan siapa pemain yang akan kami ambil. Apakah Lim Joon Sik atau Santosh,” lanjutnya.
  
Santos sendiri sejak Jumat, (16/9) mulai bergabung bersama Sriwijaya FC. Striker asal Nepal itu didatangkan untuk menggantikan Lim Joon Sik yang sedang dikabarkan berselisih paham dengan agennya Mustika Ratna.
  
Tapi, Santosh sendiri tak langsung di di rekrut oleh Sriwijaya. Pemain berberat badan 65 kg itu masih akan menjalani jalur seleksi. Itu lantaran, Laskar Sriwijaya belum melihat secara nyata kualitas Santosh.