statistik

Blogger Mobile

Kamis, 21 Juli 2011

Berikut 7 Putra Daerah Yang Akan Perkuat SFC

"Kami yang akan mendatangi mereka menawarkan untuk bergabung. Namun, selebihnya kami serahkan kepada mereka mau atau tidak karena ini adalah liga profesional"


 Sebanyak tujuh pesepakbola putra daerah Sumatera Selatan diberikan kesempatan memperkuat Sriwijaya Football Club musim depan (2011-2012), kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin.

"Berdasarkan catatan kami ada tujuh pemain asli Sumsel yang akan dipanggil memperkuat SFC musim depan, antara lain Tinton Suharto, Jeki Arisandi, Sobran, Ferry Mashud, dan Zainal Abidin," kata Hendri, di Palembang, Kamis.

Menurut dia, tujuh putra daerah Sumsel itu layak menjadi pemain SFC musim depan, karena dinilai telah cukup berpengalaman memperkuat klub-klub divisi utama dan divisi I, serta klub Liga Super Indonesia.

"Seperti Jeki dan Risky memang telah memperkuat SFC pada musim lalu meskipun hanya sebagai pemain pelapis, kemudian Tinton yang sempat memperkuat PS Bank SumselBabel, begitupula dengan Ferry Mashud dan Zainal Abidin yang memperkuat Pelita Jaya," ujar dia.

Hendri menjelaskan, tujuh pemain itu akan dinegosiasi oleh manajemen SFC, agar mau memperkuat klub daerah sendiri.

"Kami yang akan mendatangi mereka menawarkan untuk bergabung. Namun, selebihnya kami serahkan kepada mereka mau atau tidak karena ini adalah liga profesional," kata dia lagi.

Ia menambahkan, langkah manajemen SFC merekrut pemain asli Sumsel itu, untuk mengakomodasi harapan masyarakat tetap pemberdayaan putra daerah sendiri.

"Sejak beberapa tahun lalu, masyarakat selalu mempertanyakan mengenai kuota pemain lokal. Tapi, selalu saja belum terpenuhi karena minimnya talenta berbakat yang ada," ujar dia.

Namun, dengan berinsiatif langsung merekrut tanpa proses seleksi, diharapkan dapat serta merta memperoleh pemain putra daerah sendiri.

"Jika ditawari langsung, kami rasa tujuh pemain ini tidak akan menolak," kata dia.

Pada musim lalu, SFC hanya diperkuat oleh dua pemain putra daerah sendiri, yakni Jeki Arisandi dan Risky.

Namun pada pertengahan musim, pelatih Ivan Kolev melakukan pencoretan terhadap Risky karena dipandang tidak dapat bersaing dengan pemain lain.

Sejak beberapa tahun lalu, SFC selalu menyediakan kuota untuk pemain lokal, tapi jumlahnya dinilai masih minimal.

Tanggapan Penulis:
Semoga kali ini bukan "kelakar" dari MGT,seperti musim-musim sebelumnya yg selalu mengatakan akan memberikan 30% komposisi pemain kepada putra daerah sedangkan hasil dilapangan hanya 1-2 pemain saja,itupun jarang sekali diturunkan.
Bravo Sriwijaya FC