statistik

Blogger Mobile

Minggu, 13 Februari 2011

Tinggal Selangkah Lagi

Kans Sriwijaya FC untuk berlaga di Liga Champion Asia (LCA) terbuka lebar. Ini setelah tim berjuluk Laskar Wong Kito mampu menang 9-8 (0-0) atas Muangthong United pada laga perdana playoff LCA, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kemarin (12/2).
    Sukses mengalahkan tim asal Thailand itu, skuadra Ivan Kolev tinggal menjalani satu laga lagi pada playoff LCA. Yakni, melawan tim asal Uni Emirat Arab, Al-Ain, Sabtu (19/2) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
    “Mudah-mudahan target kami untuk lolos LCA bisa berjalan lancar,” kata Direktur Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, kemarin (12/2).
    Kemenangan Laskar Wong Kito pada laga perdana playoff ini cukup dramatis. Tim double winner 2007 itu harus melewati pertandingan yang sangat menguras tenaga. Dengan melakukan drama adu penalti.
    “Ini adalah pertandingan terbaik yang dilakukan pemain selama saya melatih Sriwijaya. Termasuk pada babak pertama. Dan saya berterima kasih kepada pemain yang telah berjuang keras untuk bisa memberikan hasil yang maksimal,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev, usai pertandingan.
    Pada menit-menit awal, Laskar Sriwijaya sendiri sempat keteteran. Hingga menit ke-10, tim tamu Muangthong United menguasai pertandingan. Berbagai ancaman diberikan The Twin Qilins (julukan Muangthong United). Tapi, rapatnya barisan pertahanan, Dagno Siaka dkk belum mampu menciptakan gol. Skor 0-0 hingga turun minum.
    Memasuki babak kedua, permainan Sriwijaya mulai berkembang. Dengan mengandalkan pemain sayap Keith Kayamba Gumbs dan Arif Suyono, tekanan Laskar Wong Kito mulai terlihat.
    Akhirnya, memasuki menit ke-48, Sriwijaya mampu memecahkan kebuntuan. Setelah Keith Kayamba Gumbs mampu menciptakan gol lewat tendangan bebas. Skor berubah 1-0 untuk Sriwijaya.
    Unggul satu gol, Laskar Sriwijaya terus menaikkan tempo permainan. Tapi, sayang, beberapa peluang matang masih bisa dipatahkan pemain belakang Muangthong United.
    Alih-alih menambah menambah gol, justru petaka datang bagi Sriwijaya. Muangthong memanfaatkan serangan balik dari sektor sayap. Keteteran mengawal gempuran Muangthong, pemain belakang melakukan pelanggaran. Dan wasit menghadiahi tendangan bebas bagi Muangthong. Datsakorn Thonglao yang menjadi eksekutor tendangan bebas mampu membobol gawang Ferry Rotinsulu. Skor berubah 1-1.
    Bermain imbang, kedua tim terus menaikkan tempo permainan. Tak pelak, permainan kasar terjadi pada laga duel penuh gengsi kali ini. Defender Muangthong, Panupong Wongsa akhirnya dikeluarkan wasit lantaran mendapat kartu merah. Sebelumnya Panupong mendapat katu kuning kedua setelah melanggar Kayamba pada menit ke-90. Skor tetap 1-1 hingga waktu normal selesai.
    Pada babak pertambahan waktu, Sriwijaya mencoba memberikan tekanan. Unggul jumlah pemain, Sriwijaya menguasi  pertandingan. Tapi, sayang petaka kembali diderita Sriwijaya. Kali ini, Teerasil Dangda menciptakan gol pada menit ke-92. Skor berubah 1-2 untuk Muangthong.
    Tertinggal satu gol, Sriwijaya terus memberikan tekanan. Hasilnya, memasuki menit ke-111, defender Thierry Gathuessi mampu menyamakan kedudukan. Setelah tandukannya mampu membobol gawang Thamsatchanan Kawin. Skor berubah 2-2 hingga waktu pertambahan usai.
    Bermain imbang, terpaksa dilanjutkan adu penalti. Kedua tim sempat kejar-kejaran. Hingga, penalti dilakukan 9 pemain. Sempat dua pemain asing Sriwijaya gagal mengeksekusi penalti. Yakni Thierry Gathuessi dan Claudiano Alves Do Santos.
    Begitu juga untuk pemain Muangthong, Dagno Siaka, dan K Cristian juga gagal mencetak gol. Tapi, keberuntungan berpihak kepada Sriwijaya. Setelah pemain Muangthong W Kayem tendangannya mampu ditepis Ferry Rotinsulu. Dan  sebaliknya, pemain Sriwijaya, Jufriyanto mampu menciptakan gol penentu kemenangan. Skor berubah 9-8 untuk Sriwijaya hingga laga usai.
    Sukses mengawali laga playoff, Sriwijaya bakal fokus di pertandingan selanjutnya. Yakni, melawan Persijap Jepara pada laga Indonesia Super League (ISL), (16/2) nanti. “Persiapan belum ada. Sebab, kami masih akan istirahat,” pungkas Kolev.
    Sementara, raut wajah suram tak bisa ditutupi oleh pelatih Muangthong United, Carlos Roberto De Carvalho. “Kami hanya mempunyai persiapan tiga minggu setelah selesai menjalani kompetisi. Tapi, anak-anak bermain cukup bagus. Dan keberuntungan berpihak kepada Sriwijaya. Selamat untuk Sriwijaya,” ujar Carvalho