statistik

Blogger Mobile

Senin, 02 Mei 2011

Jelang VB. Sport vs SFC

VB Sport memang bukan tim unggulan di grup F, AFC Cup musim ini. Buktinya, tim asal Maladewa itu masih bercokol sebagai juru kunci dengan torehan 1 poin dari 4 kali tanding.
    Hasil itu, merupakan hasil terburuk di grup F. Jauh dibandingkan rival lainnya, seperti, peringkat tiga, Song Lam Nghe An yang mengoleksi 6 poin. Kemudian tim runner up Sriwijaya FC yang telah mengoleksi 7 poin dan sang capolista yang telah mengoleksi 9 poin.
    Tapi meski demikian, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) tak mau jumawa. Skuadra Ivan Kolev tetap akan mewaspadai permainan yang bakal diperagakan oleh Ali Umar dkk.
    “VB Sport merupakan tim bagus. Kami tidak melihat dari prestasi mereka saat ini. sebab, semuanya bisa berubah. VB Sport bisa membuat kejutan kepada kami. Seperti, Song Lam Nghe An yang kami kalahkan di sini (Palembang), di kandangnya sendiri kebalikannya, kami harus kalah 0-4,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev, kemarin (1/5).
    Kewaspadaan Kolev cukup beralasan. Sebab, pada laga ini, VB Sport tak mau kembali dipecundangi lagi oleh para tamu-tamunya. Maklun, dua laga home lainnya, VB (julukan VB Sport) selalu kalah.
    Yakni, setelah tumbang 1-3 dari Song Lam Nghe An (15/3). Kemudian kembali tunduk di hadapan pendukungnya sendiri, setelah dipecundangi tamunya, TSW Pegasus dengan skor 3-5, Rabu (13/4) lalu.
    Selain tak mau malu ketiga kalinya, kebangkitan VB Sport itu juga untuk memperbaiki rekornya di klasemen sementara yang masih bercokol sebagai juru kunci. Praktis, skuadra Bachtiar Can Vanli berambisi untuk beranjak dari dasar klasemen.
    Motivasi lain adalah, soal modal besar yang dimiliki VB Sport dari Sriwijaya. Ya, satu-satunya poin yang didapat VB Sport adalah saat mampu menahan imbang 1-1 dari Sriwijaya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
    Praktis, sukses menahan seri, VB Sport berambisi untuk mengulang kesuksesannya itu. “Yang penting pemain harus fokus dan mampu bekerja keras demi mendapatkan poin maksimal,” pungkasnya.

Sementara Itu, Sriwijaya tak mau jumawa saat menjalani tur Maladewa kali ini. Pasalnya, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu tetap akan mewaspadai permainan VB (julukan VB Sport). ”Semua orang pasti tahu dengan kualitas VB Sport. Mereka dihuni banyak pemain bagus. Permainan mereka juga sangat agresif. Terlebih akan bermain dikandangnya sendiri. Jadi, kami harus mewaspadai itu,” kata pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev.
    Selain mewaspadai permainan cepat, tactician kelahiran Sofia, Bulgaria, 14 Juli 1957 itu juga mewaspadai beberapa pemain kunci VB Sport. ”Mereka mempunyai stiker asing yang sangat berbahaya. Saat di Palembang, dia (pemain asing Red) tidak dibawa. Tapi, disana (Maladewa) pemain itu pasti akan dimainkan,” lanjut mantan arsitek Persija Jakarta itu.
    Ya, saat melawat ke Sriwijaya, VB Sport hanya membawa satu pemain asing. Yakni, Dauglas Do Santos. Sedangkan sisanya, mereka tinggal. Macam, Husain Habib, Denis Rizvanovic dan Abu Desmond Saray.
    Husain Habib sendiri merupakan striker asal Bahrain. Meski berstatus pemain baru, mantan pemain Qalali itu selalu turun saat VB Sport menjalani laga AFC Cup. Seperti, saat kalah 1-3 dari Song Lam Nghe An (15/3). Kemudian saat tumbang 3-5 dari TSW Pegasus (13/4), dan terakhir saat kalah 0-3 dari TSW Pegasus (26/4) lalu.
    Sedangkan Denis Rizvanovic merupakan gelandang kelahiran Australia, 6 Februari 1987. Meski musim ini jarang diturunkan, Denis sapaanya merupakan pemain berpengalaman di AFC Cup. Musim lalu, Denis selalu diturunkan termasuk saat bantai 3-2 atas Persiwa (24/2/10) lalu. ”Terpenting, pemain harus berjuang keras. Dan fokus pada pertandingan yang dijalani,” pungkasnya.

Kunjungi Blog SFC melalui Handphone Anda Di : http://mippin.com/sriwijaya-fc

@copyright: sumeks.co.id