statistik

Blogger Mobile

Rabu, 18 Juli 2012

SFC Tetap Optimis Bisa Bermain Di Liga Chapions Asia

Sriwijaya FC sebagai juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang merupakan kompetisi terbaik dan diikuti tim-tim terbaik di Indonesia optimis ditunjuk oleh komite bersama untuk mewakili Indonesia berlaga di Liga Champions Asia (LCA). Apalagi Sriwijaya FC juga berhasil meraih juara perang bintang setelah mengalahkan tim bintang-bintang ISL.

“Keberhasilan Sriwijaya FC meraih gelar ISL dan gelar perang bintang bisa menjadi nilai tambah bagi komite bersama untuk menunjuk Sriwijaya FC berlaga di LCA. Jika Sriwijaya FC benar-benar berlaga di LCA, kami mohon dukungan dan support dari seluruh pendukung dan suporter Sriwijaya FC serta Gubernur Sumsel agar Sriwijaya FC nanti bisa mengharumkan nama Indonesia serta menjadi klub kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia,” kata Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex Noerdin, Senin (16/07) usai arak-arakan tropi ISL.
   
Sriwijaya FC sebagai juara ISL dan juara perang bintang masih menunggu keputusan dari komite bersama untuk menentukan tim mana yang akan mewakili Indonesia berlaga di LCA, karena Sriwijaya FC sebagai juara ISL dan Semen Padang sebagai juara IPL sama-sama merasa berhak tampil di LCA.
Bedanya Sriwijaya FC bisa meraih dua gelar musim ini yaitu ISL dan juara perang bintang, sementara Semen Padang hanya meraih juara IPL setelah di Piala Indonesia versi IPL dikalahkan oleh Persibo Bojonegoro.
“Kita serahkan sepenuhnya kepada komite bersama untuk menentukan tim mana yang berhak mewakili Indonesia ke LCA. Meskipun kita optimis, kalau Sriwijaya FC yang akan ditunjuk, kita tetap menunggu kepastian dari komite bersama,” ujar Dodi.
Dodi mengatakan gelar juara ISL dan perang bintang ini merupakan gelar juara kesembilan untuk Sriwijaya FC sejak berdiri. Ini membuktikan kerja keras pemain, pelatih dan manajemen selama ini bisa menghasilkan prestasi terbaik untuk Sriwijaya FC.” Kita berharap Sriwijaya FC bisa terus eksis dan insya Allah bisa mempertahankan prestasi-prestasi yang telah diraih selama ini, bahkan meraih gelar juara lebih banyak lagi,” ujarnya.
Setelah ini, Dodi mengatakan manajemen akan rapat untuk menyusun kerangka tim musim depan.” Kerangka tim akan kita susun dan kita umumkan di atas tanggal 20 Juli, tapi yang jelas pemain-pemain yang sudah membawa Sriwijaya FC meraih dua gelar juara musim ini, akan menjadi prioritas utama,” ujar Dodi.
Pembina klub Sriwijaya FC yang juga Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan akan terus mendukung Sriwijaya FC secara penuh.” Kita harus bangga, tahun ini Sriwijaya FC bisa meraih gelar juara tanpa menggunakan uang rakyat ,” kata Alex Noerdin.
Menurut Alex, keberhasilan Sriwijaya FC ini tidak terlepas dari kerja keras manajemen, pemain, pelatih serta dukungan dari suporter, karena itu Alex berharap jajaran manajemen, pelatih dan pemain bisa dipertahankan untuk musim depan. ”Saya dengar Dirtek Sriwijaya FC pak Hendri Zainuddin mau mengundurkan diri dari Sriwijaya FC karena mencalon jadi wakil bupati. Saya tegaskan, Dirtek tidak boleh mundur. Urusan mau jadi wakil bupati itu urusan belakang saja, sekarang ini urusi bola dulu,” tegas Alex.
Sementara itu arak-arakan tropi ISL berlangsung meriah. Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza , pelatih Kas Hartadi serta pemain diiringi ribuan suporter berkeliling Kota Palembang sambil membawa tropi ISL.
Arak-arakan  mulai dari Jakabaring terus ke Ampera, Jalan Sudirman kemudian berbelok ke Jalan Basuki Rahmat menuju Simpang Patal, berbelok ke arah lapangan golf kenten, tembus ke pasar kuto, pasar dempo, ke jalan Merdeka, jalan kapten A Rivai dan finish di kantor Gubernur Sumsel. Arak-arakan dimulai pukul 13.00 WIB dan berakhir pukul 16.30 WIB. Tropi ISL yang sudah diarak, kemudian disambut oleh Pembina Sriwijaya FC, Alex Noerdin di halaman kantor Gubernur Sumsel.
 
 
 
Follow Twitter kami di @beritaSFC