statistik

Blogger Mobile

Kamis, 14 April 2011

Selebrasi Budi "Berbau" Kontroversi

STRIKER Budi Sudarsono bermain cukup apik saat hantarkan Sriwijaya FC kalahkan Song Lam Nghe An (Vietnam) 3-1 (1-0) pada laga lanjutan gruf F  AFC Cup 2011. Golnya pada menit 78 seakan menjadi tanda bahwa peforma Si Piton (julukan Budi Sudarsono) kembali meningkat.
    Tak heran jika pelatih Sriwijaya FC Ivan Venkov Kolev memberikan aplaus tersendiri pada pecinta nomor punggung 13 tersebut. Menurut pria yang akrab disapa Kolev ini, perlahan namun pasti Budi terus menunjukan progress membaik paska cedera beberapa pekan lalu.
    “Banyak kemajuan dialami Budi. Secara umum peforma Budi sore ini, (kemarin, red) sangat bagus dan memang patut diajungi jempol,” kata pria Sofia, Bulgaria itu, kepada wartawan usai jumpa pers kemarin, (13/4).
    Namun Kolev menyayangkan tindakan Budi yang terbilang tidak terpuji saat lakukan selebrasi. Eks pemain timnas Indonesia ini, mengacungkan kedua jari tengahnya ke arah penonton di tribun barat. Entah sengaja atau spontanitas Kolev mengaku belum tahu pasti.
Tapi, bila benar-benar Budi sengaja melakukan hal tersebut untuk penonton Kolev akan memberi sanksi. “Saya tidak begitu melihat dengan pasti. Nanti akan saya cek lewat rekaman video hasil pertandingan. Bila benar Budi melakukan hal tersebut maka dia patut diberikan hukuman bisa saja dengan denda besar,” lanjut dia.
    Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri mengutarakan hal serupa. Menurutnya hal tersebut tak pantas dilakukan apalagi ke arah suporter sendiri. Terlebih laga yang digeber di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring itu, disiarkan langsung RCTI. Dengan begitu jelas tindakan konyol tersebut bisa disaksikan olah jutaan pasang mata.
    “Kalau benar kami jelas kecewa. Kami berharap hal serupa tidak akan terjadi dimasa mendatang. Kami ingin semua pemain sopan dan bisa bersahabat dengan suporter,” timpal anggota DPRD Banyuasin ini.
 Luapan Emosi yg tak perlu dilakukan,tetapi saya berharap tidak akan mengurangi kecintaan Pemain ini terhadap Tim dan juga tidak memicu timbulnya kebencian dari suporter SFC terhadap pemain ini.

BRAVO SFC !!!