statistik

Blogger Mobile

Selasa, 24 Mei 2011

18 Pemain Tumpuan SFC di Thailand

Sriwijaya FC, hari ini (23/5) bertolak ke Thailand, guna persiapan hadapi Chonburi FC di babak enam belas besar AFC Cup (25/5). Pada tur Thailand ini, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) membawa 18 pemain terbaiknya.  “Besok pagi (Hari ini Red) sekitar pukul 09.30 WIB, kami akan berangkat ke Thailand,” ungkap asisten pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, saat ditemui di Graha Sriwijaya, kemarin (22/5).
    Dari 18 pemain yang diboyong, di antaranya dua pemain Timnas Indonesia. Mahadirga Maranando Lasut dan Oktovianus Maniani. “Kalau Dirga sudah datang ke Palembang. Sedangkan Okto nunggu di Jakarta. Sebab, semalam mau pulang ke Palembang, saya larang. Karena, waktunya nanggung,” imbuh pria asal Solo itu.
    Sedangkan 10 pemain lainnya menurut Kas Hartadi tetap di Palembang. Mereka adalah empat pemain yang belum terdaftar. Seperti, Korinus Fringkeuw, Jajang Mulyana, Lim Joon Sik dan Kim Yong Hee. Ditambah, Jeki Arisandi, Andi Irawan, Ade Suhendra, Keith Kayamba Gumbs (Akumulasi kartu), Gunawan, dan Firman Utina (Pemulihan dari sakit). “Kalau Firman belum bisa dimainkan. Sebab, kondisinya masih belum maksimal,” lanjutnya.
    Kas Hartadi menambahkan, pada tur Thailand ini, anak asuhnya sedang dalam kepercayaan tinggi. Sehingga, pada pertandingan nanti, dirinya yakin, Sriwijaya mampu mendapat kemenangan. “Kondisi mental pemain saat ini sedang bagus-bagusnya. Mereka sangat semangat hadapi pertandingan setelah menjalani libur satu pekan lalu,” ucap mantan pemain Kramayuda Tiga Berlian itu.
    Ya, pascamenjalani libur panjang, Arif Suyono dkk terlihat lepas dalam menjalani latihan. Para pemain terlihat enjoy saat melahap latihan yang diberikan oleh asisten pelatih Kas Hartadi, dalam beberapa lalu. “Semua beban pemain sudah hilang. Ini setelah mereka menjalani rehat dan bertemu dengan keluarganya masing-masing. Dengan tidak ada beban lagi, maka motivasi pemain naik,” pungkasnya
Gelar Doa Bersama Tanpa Petinggi Klub
    Jelang menjalani tur ke Thailand melawan Chonburi FC, pada laga 16 besar FC Cup, Sriwijaya FC menggelar doa bersama. Tapi, pada acara permintaan berkah kepada Tuhan itu tak dihadiri para petinggi Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC). Dari pejabat teras manajemen Sriwijaya FC, hanya hadir Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri PT SOM, Faisal Mursyid. Asisten manajer Sriwijaya FC, Jamaluddin. Acara yang digelar di Aula Graha Sriwijaya itu juga dihadiri pemain, official, suporter serta anak yatim dan beberapa panti asuhan yang ada di Palembang.
    “Manajemen lainnya sedang berhalangan hadir. Mereka ada urusan di Jakarta setelah kongres PSSI, (20/5) lalu. Mungkin, ada urusan yang belum diselesaikan. Tapi, yang penting sudah ada perwakilan manajemen yakni saya dan Pak Jamal,” ungkap Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid, usai acara kemarin (22/5).
    Pri yang juga menjabat Datuk Talangik itu melanjutkan, acara doa bersama ini digelar untuk meminta ridha dari Allah SWT untuk Sriwijaya FC. Yang bakal menjalani laga krusial melawan tim tangguh Chonburi FC. “Mudah-mudahan Allah memberikan berkah kepada tim Sriwijaya. Sehingga, kami bisa melenggang menuju delapan besar AFC Cup. Sebab, prestasi ini bakal menjadi sejarah baru bagi kami,” lanjutnya.
    Selain untuk Sriwijaya, doa bersama itu juga ditujukan kepada persepakbolaan Indonesia yang sedang carut marut. Menyusul gagalnya Kongres PSSI, (20/5) lalu dan terancamnya Indonesia dari sanksi dari FIFA. “Kami mendoakan agar permasalahan di PSSI bisa segera di selesaikan. Sehingga, kompetisi dan Timnas Indonesia bisa kembali fokus untuk menjalani pertandingan,” tambahnya.
    Sementara, menurut Firman Utina, agenda doa bersama ini bisa dijadikan momentum silaturahmi antara pemain, suporter dan masyarakat umum. Mantan pemain Pelita Jaya itu berharap, acara doa bersama juga bisa menjadi agenda rutin. “Sebab, kesuksesan Sriwijaya juga tak luput dari dukungan suporter dan masyarakat. Untuk itu, kami sangat butuh dukungan. Seperti, lewat doa bersama seperti ini,” timpal pemain Timnas Indonesia itu.

copyright: sumeks.co.id