statistik

Blogger Mobile

Rabu, 11 Mei 2011

Jelang Pertandingan SFC vs TSW Pegasus

Mental Sriwijaya FC saat ini sedang down. Ini menyusul hasil buruk yang ditorehkan Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) dalam tiga laga terakhir. Yakni, setelah tumbang 0-1 dari Persib Bandung, (22/4) pada laga Indonesia Super League (ISL). Kemudian keok dalam laga AFC Cup. Masing-masing kalah 0-4 dari Song Lam Nghe AN (26/4), dan keok 0-2 dari VB Sport (4/5) lalu.
    Nah, untuk itu, pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev terus berupaya untuk menaikkan mental anak asuhnya. Hal itu dilakukan demi memetik hasil maksimal saat hadapi TSW Pegasus (Hong Kong) pada laga lanjutan AFC Cup grup F, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, besok sore (11/5).
    “Kami terus mempersiapkan diri untuk hadapi TSW Pegasus. Kami harus melupakan hasil yang telah kami dapat sebelumnya. Terpenting saat ini bagaimana pemain bisa bermain maksimal di pertandingan nanti,” kata pelatih, Ivan Kolev, kemarin (9/5).
    Mantan arsitek Timnas Indonesia itu melanjutkan, selain menaikkan motivasi, anak asuhnya harus menjaga konsentrasi tinggi. Sebab, tim yang bakal dihadapi bukanlah tim sembarang. “TSW Pegasus adalah tim terbaik di grup F AFC Cup. Untuk itu, kami harus benar-benar fokus hadapi game ini. Bila lengah maka akan berakibat fatal bagi kami,” imbuh mantan arsitek Persipura Jaya Pura itu.
     Wajar, bila arsitek kelahiran Sofia, Bulgaria, 14 Juli 1957 itu waswas dengan permainan tim asal Hong Kong itu. Ya, Pegasus sendiri saat ini menjadi sang capolista grup F AFC Cup. Dengan torehan 9 poin dari 5 laga yang telah dijalani. Terdiri dari 3 kali menang dan 2 kali menelan kekalahan.
    Hasil itu lebih baik dibandingkan dengan Sriwijaya yang masih bercokol di peringkat ke-3. Dengan torehan 7 poin. Terdiri dari 2 kali menang, 2 kali kalah dan satu kali seri. Bukan hanya kalah soal peringkat. Dari rekor perjalanan pertandingan sendiri, TSW Pegasus juga lebih mentereng dibandingkan Sriwijaya. Ya, skuadra Chan Hiu Ming sukses menekuk beberapa tim yang menumbangkan Sriwijaya.
    Seperti, menang 5-3 atas tuan rumah VB Sport. Sementara Sriwijaya sendiri harus tumbang 0-2 dari tim asal Maladewa itu. Kemudian, menang 1-2 atas tuan rumah Song Lam Nghe An. Sedangkan Sriwijaya harus tunduk 0-4 dari tim asal Vietnam itu.
    Tapi, meski demikian, Sriwijaya mempunyai modal besar untuk menumbangkan TSW Pegasus. Ya, tim juara double winner 2007 itu sukses membungkam 1-2 atas Pegasus pada pertemuan pertama, (15/3) lalu di Stadion Tseung Kwan O Sport Ground Hong Kong.
    Sriwijaya juga mempunyai modal positif saat bermain di home. Tim juara Piala Indonesia tiga kali berturut-turut itu belum pernah terkalahkan saat bermain di kandangnya sendiri. Terutama saat berlaga di AFC Cup. Seperti, bermain imbang 1-1 dari VB Sport (1/3). Kemudian, mampu membungkam Song Lam Nghe An dengan skor 3-1, pada laga home kedua (13/4) lalu.
    Selain itu, mental Ambassa dkk juga sedang tidak bagus. Ini menyusul, hasil buruk setelah ditumbang 2-3 dari Song Lam Nghe AN (4/5) lalu. Praktis, kondisi itu menjadi modal tersendiri bagi Keith Kayamba Gumbs dkk untuk memetik tiga poin pada laga bigmatch nanti.
    “Saya terus tekankan kepada pemain untuk terus berjuang keras di setiap pertandingan. mereka harus all out saat berada di lapangan. Sehingga, kami bisa mendapat hasil maksimal di setiap pertandingan. Termasuk saat hadapi TSW Pegasus nanti,” tambahnya.
    Sementara, TSW Pegasus sendiri tiba di Palembang sudah sejak Minggu, (8/5) lalu. Kemarin, tim Kuda Terbang ini langsung menjalani latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (9/5).
    “Mereka membawa 18 pemain. Dengan empat pemain asing. Rencananya akan latihan di lapangan Pusri. Tapi kami anggap tidak layak, maka kami pindahkan ke Stadion Gelora Sriwijaya,” kata LO (liasson officer) pertandingan, Taufik..


@copyright: sumeks.co.id