statistik

Blogger Mobile

Senin, 28 Mei 2012

Ancaman Laga Kandang Tanpa Penonton menghinggapi SFC

Sriwijaya FC terancam sanksi dari PT Liga Indonesia karena ribuan penonton yang meluber sampai ke pinggir lapangan, baik di tribun utara, selatan maupun timur, saat menjamu Persipura Jayapura, Minggu (27/5), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, tidak sesuai dengan manual PT Liga Indonesia.

Sanksi bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang tanpa penonton bisa terjadi mengingat beberapa waktu lalu, Persib Bandung pernah mendapat sanksi akibat melubernya penonton di Stadion Siliwangi hingga ke pinggir lapangan. Apalagi saat pertandingan juga terlihat beberapa penonton di tribun timur dan barat melemparkan botol air mineral ke arah lapangan  tanpa bisa dihalau petugas keamanan.

Meski pertandingan sudah dijaga 500 aparat keamanan, namun mereka tidak kuasa menahan melubernya penonton hingga ke pinggir lapangan. Aparat hanya bisa menahan agar penonton tidak masuk ke dalam lapangan  sehingga mengganggu jalannya pertandingan. Jumlah penonton yang memenuhi stadion tidak sesuai dengan jumlah tiket yang dicetak sebanyak 27 ribu lembar. Bahkan, selama pertandingan berjalan, ribuan penonton yang tidak kebagian tiket memaksa masuk ke dalam stadion dengan memanjat pagar tribun selatan.

Wakil ketua panpel pertandingan Faisal Mursyid tetap santai menanggapi ini. Meskipun Sriwijaya FC bisa terkena sanksi akibat melubernya penonton hingga ke pinggir lapangan, Faisal tetap optimis Sriwijaya FC tidak akan terkena sanksi.

"Dasar untuk mengenakan sanksi itu apa? Pertandingan tetap berjalan tertib tanpa ada kerusuhan. Meskipun penonton meluber sampai ke pinggir lapangan, tidak ada penonton yang sampai mengganggu jalannya pertandingan. Pertandingan bisa berlangsung aman hingga selesai," ujar Faisal Mursyid kepada GOAL.com Indonesia, Senin (28/5) di sekretariat Sriwijaya FC.

Menanggapi soal sanksi yang diberikan kepada Persib Bandung, Faisal menilai itu karena melubernya penonton menyebabkan pertandingan Persib Bandung terganggu. "Nah kalau pertandingan Sriwijaya FC kemarin, tidak ada yang merasa terganggu," ujar Faisal Mursyid.

Pengelola tiket pertandingan Rasyid Irfandi mengatakan membludaknya penonton hingga ke pinggir lapangan karena penonton liar hampir mencapai 100 persen. Selain itu membludaknya penonton karena pagar keamanan berhasil dijebol penonton liar. "Ini semua di luar kemampuan panpel karena ulah penonton yang tidak kebagian tiket.  Tetapi pertandingan bisa berjalan aman tanpa ada kerusuhan," kata Rasyid Irfandi.


Follow twitter kami di @beritaSFC sekarang juga


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT