statistik

Blogger Mobile

Powered By Blogger

FR12 Tetap Di SFC

Ferry Rotinsulu menegaskan bahwa ia akan tetap bermain di SRIWIJAYA FC Musim 2012-2013, pernyataan tersebut sekaligus menepis isu miring tentang kepindahan nya ke Persib Bandung

.

Amunisi Baru Lini Depan

SRIWIJAYA FC Kembali mendapatkan Pemain Baru yang di Proyeksikan untuk menggantikan Riski Novriansyah yang tidak diperpanjang Kontraknya

Selamat Tinggal Sang Legenda

Dan kami (Suporter) akhirnya harus benar-benar menerima kenyataan bahwa kami harus berpisah dengan Salah satu Legenda hidup yang tersisa di tim ini.

Striker Baru Sriwijaya FC Asal Jepang

Sriwijaya FC Melengkapi 1 Kuota Pemain Asing Asia yang tersisa Usai merekrut Striker Asal Jepang Yang bersinar di Liga Hungaria

Target Fakhrudin Di SRIWIJAYA FC

Ketika ditanya Apa Target Fakhrudin Bersama SRIWIJAYA FC Musim depan, berikut inilah Jawaban nya

Kamis, 31 Mei 2012

Persiba Siap Hentikan Laju SFC

Sukses meraup empat poin di derby Kaltim lalu usai menekuk Persisam Putra Samarinda (1-0) dan bermain kacamata dengan Mitra Kukar. Direktur Teknik Persiba Balikpapan Hans Peter Schaller pun langsung memersiapkan anak asuhnya menghadapi laga kandang di lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011/12 ini.

Beruang Madu harus menjamu Sriwijaya FC, Jumat (1/6) mendatang. “Menjamu Sriwijaya kami lebih optimis. Karena pada laga tersebut kami lebih siap setelah beberapa pemain kami sudah bisa dimainkan seperti Aldo, Sultan Samma dan Supriyadi. Ini modal kami untuk menghadang laju mereka merebut gelar juara,” tegas Schaller.


Menurut Schaller, tidak banyak waktu bagi timnya untuk rehat lebih lama terutama mereka yang tak dimainkan sebelumnya, karena Persiba sudah harus fokus menjamu Sriwijaya FC di Stadion Persiba, Jumat (1/6) nanti. Katanya, Persiba tidak ingin menjadi batu lompatan untuk mendekatkan Sriwijaya FC (SFC) ke ambang juara Indonesia Super League (ISL) 2011/12 ini.
 
Laskar Wong Kito -sebutan SFC-memang menjadi favorit juara setelah pecan lalu mengempaskan pesaing terdekatnya,Persipura Jayapura dengan skor 1-0.Anak asuh Kas Hartadi kini memimpin klasemen dengan 61 poin, terpaut 9 angka dari Persipurayang berada di posisi runner-up.

“Saya tidak cukup tahu bagaimana  Sriwijaya FC, tapi pastinya mereka  tim yang kuatdengan kualitas pemain yang baik. Karena itu kami sudah harus fokus menghadapi mereka. Tapi sekarang saya merasa Persiba lebih siap karena pemain kami lebih komplet dan lebih fight dari sebelumnya,” Schallerusia latihan kemarin.

Melawan SFC, Schaller sudah bisa menurunkan kekuatan terbaiknya. Sebelumnya Aldo Barreto, Sultan Samma, dan Supriyadi tidak tampil kala melawan Mitra Kukar, akibat akumulasi kartu kuning.

“Tanpa kehadiran ketiga pemain tersebut, kekuatan kami memang berkurang. Masuknya mereka sudah tentu akan memudahkan saya mengatur strategi yang lebih baik,” katanya.  


Follow Twitter Kami di @beritaSFC

 

FR12 Absen Lawan Persiba

Sriwijaya FC tidak akan diperkuat kiper Ferry Rotinsulu saat melawan Persiba Balikpapan, Jumat (1/6/2012).

Sebab dia izin meninggalkan Balikpapan, Kamis (31/5/2012) dan kembali Palembang untuk mendampingi Annisa Katarima, istrinya yang melahirkan putri keduanya.

"Dia izin pulang dan meninggalkan Balikpapan tadi pagi," ujar Wakil Manajer SFC Jamaludin, Kamis (31/5/2012).

Menurut Jamal, sebenarnya Ferry berat meninggalkan SFC yang tengah berjuang mengejar gelar juara, namun sebagai seorang ayah, dia merasa tidak tega meninggalkan sang istri.

"Jadi tim memberikan izin untuk pulang kepada Ferry," jelas Jamal.

Ferry sudah memiliki satu anak, si Sulung bernama Andrea dan kini pasangan ini kembali mendapatkan seorang putri yang belum diberikan nama."Belum diberi nama, Ferry masih mencari-cari nama untuk anak keduanya," ujar salah seorang kerabat dekat Annisa, istri Ferry.


Follow Twitter kami di @beritaSFC

Rabu, 30 Mei 2012

Kas Hartadi Waspadai 3 Pemain Persiba

PALEMBANG - Sriwijaya FC akan bertandang ke markas Persiba Balikpapan pada Jumat (1/6/2012) mendatang.

Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi tampaknya telah mewanti-wanti anak asuhnya untuk mewaspadai trio pemain asing dari Tim Beruang Madu (Julukan Persiba).

Mereka adalah Francisco Aldo Barreto asal Paraguay, Matsunaga Shohe, dan Kenji Adachihara asal Jepang.

"Secara keseluruhan mereka (Persiba) tim yang bagus. Terbukti saat ini mereka berada di peringkat ke enam klasemen sementara," ungkap pelatih asal Solo ini ketika dijumpai Sripoku.com usai latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Selasa (29/5/2012).

Mantan Asisten Pelatih Ivan Kolev ini menilai kekuatan Persiba saat ini sudah lebih baik dibandingkan saat SFC mengalahkan (5-1) pada pertemuan pertama lalu.

Pada laga melawan Mitra Kukar (28/5/2012) kemarin, terlihat Persiba lebih memainkan bola-bola panjang dan mengandalkan serangan balik.

"Ternyata strategi tersebut cukup berhasil untuk meredam serangan Mitra Kukar, sehingga Persiba bisa meraih satu poin. Namun saat bertemu kita nanti statusnya akan berbeda, sebagai tuan rumah tentu Persiba tidak ingin kalah dan jelas menginginkan point penuh," ungkap ayah dari Erick Cantona ini


Follow Twitter kami di @beritaSFC
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

1 Poin Target SFC di Balikpapan

Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi, menargetkan timnya untuk dapat meraih satu poin pada laga berikutnya saat bertemu Persiba Balikpapan, pada Jumat (1/6/2012) mendatang.

"Kita tidak terlalu mematok target muluk-muluk. Dengan meraih satu poin pun sudah cukup bagus, sebab statusnya SFC sebagai tim tamu. Meski begitu bukan berarti kita akan fokus bertahan. Permainan normal dan terbuka akan tetap diusung meskipun bermain di kadang lawan," ungkapnya kepada Sripoku.com, Selasa (29/5/2012).

Kas mengaku tidak terlalu khawatir dengan performa menanjak yang sedang diperlihatkan lawannya kali ini.

Baginya yang terpenting adalah para pemain tetap konsentrasi dan jangan terpancing dengan permainan lawan.

Pola permainan satu dua antar pemain akan tetap menjadi andalan guna membongkar lini pertahanan Persiba nanti.


Follow Twitter Kami di @beritaSFC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Dodi Reza Alex : 2x Gadaikan Rumah Demi Bayar Gaji Pemain SFC

PALEMBANG-Tanpa APBD yang dicanangkan pemerintah terhadap klub-klub profesional, berdampak kepada kondisi keuangan klub, termasuk Sriwijaya FC. Dampaknya adalah tersendatnya gaji pemain yang semestinya dibayar tiap bulan.

Presiden Klub H Dodi Reza Alex pun sangat peduli kepada para pemainnya. Dia pun menggadaikan aset pribadi termasuk rumahnya di kawasan Kemang Jakarta untuk membayar gaji pemainnya.

Bagi manajemen, terlambatnya pembayaran lebih kepada komunikasi dan pendekatan kepada para pemainnya. Dengan mengandalkan dana dari sponsor, SFC memang kerap agak terlambat membayar gaji pemain. Tetapi tidak sampai lebih dari satu bulan.

"Itu selalu kami komunikasikan dengan pemain dan mereka selalu mengerti. Lagi pula keterlambatan itu hanya persoalan teknis saja.

Artinya tidak lebih dari dua bulan. Ketika bulan ini terlambat misalnya, sudah kami komunikasikan akan dibayar langsung dua bulan, pada bulan berikutnya," kata Direktur Keuangan Augie Bunyamin, Selasa (29/5/2012).

Untuk pembayaran gaji pemain Presiden Klub H Dodi Reza Alex selalu menyiapkan dana segar untuk pembayaran gaji pemain, jika uang dari sponsor terlambat masuk. Bahkan anggota DPR RI ini sudah dua kali menggadaikan rumahnya di Kemang Jakarta.

"Sudah dua kali, semuanya untuk membayar gaji pemain. Itu dilakukan Presiden demi kelancaran dan kelangsungan klub. Tetapi sekali lagi, kondisi ini tidak ada pengaruhnya dengan pemain, mereka semua memaklumi kondisi ini dan tidak ada persoalan.

Karena mereka juga mengerti, buktinya mereka tetap semangat dan bertanding penuh semangat. Kami pikir, keuangan SFC tidak ada masalah. Karena sejauh ini persoalan itu bisa kami atas, meski tanpa APBD," jelasnya.

Sementara itu Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin mengatakan, sudah dua kali Dodi menggadaikan rumahnya, pada musim 2009/2010 lalu, DOdi pernah menggadaikan rumah sebesar Rp7 miliar untuk membayar gaji pemain, dan musim ini dia kembali mengadaikan rumahnya sebesar Rp4 miliar untuk membayar dua bulan gaji pemain.


Follow Twitter kami di @beritaSFC



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Setelah Sembuh Dari Cidera, Jamie Coyne Siap Bermain Lagi

Sempat dikhawatirkan tidak bisa memperkuat SFC, kini kondisi defender asing Sriwijaya FC, Jamie Coyne sudah mulai membaik.

Terlihat pemain asal Australia ini sudah mulai menjalani latihan bersama para pemain lainya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Selasa (29/5/2012).

"Coyne kondisinya sudah mulai membaik. Buktinya dia sudah mulai latihan hari ini. Begitu pun dengan kondisi Nova Arianto pasca mengalami luka empat jahitan pada laga melawan Persipura (27/5/2012) lalu. Tinggal lagi melihat siapa yang paling siap untuk diturunkan menjelang pertandingan melawan Persiba Balikpapan (1/6/2012) nanti," ungkap Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, kepada Sripoku.com, Selasa (29/5/2012).

Pantauan Sripoku.com, usai menjalani libur satu hari, para pemain ini terlihat kembali berlatih serius dengan mengikuti arahan dari
pelatih.

Hanya saja pemain inti yang melawan Persipura kemarin memang hanya melakukan latihan ringan berupa peregangan otot dan jogging kecil.

Sementara pemain yang tidak diturunkan tetap mengikuti program latihan, seperti mengasah finishing touch dan games-games kecil seperempat lapangan.

Follow Twitter Kami di @beritaSFC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Selasa, 29 Mei 2012

Kas Hartadi Bersharap Nova Cepat Sembuh

Pemain belakang Sriwijaya FC Nova Arianto menjadi tumbal kemenangan Sriwijaya FC atas Persipura Jayapura di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Minggu (27/5).

Nova harus dilarikan ke ruang unit gawat darurat RS Muhammadiyah Palembang akibat sikutan pemain Persipura saat berebut bola. Namun, Nova Arianto akhirnya bisa pulang ke mess Graha Sriwijaya Mandiri setelah dirawat dan mendapat empat jahitan di pelipis kanannya yang robek.

Pelatih kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi membenarkan kalau Nova Arianto sudah kembali ke mess pemain Sriwijaya FC.

"Usai terkena sikutan pemain Persipura. Nova langsung di bawa ke rumah sakit. Setelah luka di pelipis kanannya mendapat empat jahitan, Nova langsung pulang," kata Kas Hartadi, kepada GOAL.com Indonesia Senin (28/5).

Meskipun baru mendapat cedera di pelipis kanan, namun Kas Hartadi mengatakan, kondisi Nova sudah tidak bermasalah.

"Nova memang butuh istirahat, namun saya pikir, Nova siap saat menghadapi Persiba Balikpapan. Tapi kepastiannya kita lihat dalam satu dua hari ini," ujar Kas Hartadi.

Kas Hartadi berharap Nova bisa segera pulih mengingat kondisi Jamie Coyne juga masih belum jelas bisa tampil atau tidak menghadapi Persiba Balikpapan.

"Kita memang masih ada Ahmad Jufrianto, namun jika Nova dan Jamie bisa pulih, kita lebih banyak pilihan," katanya.

Tim Sriwijaya FC sendiri akan bertolak ke Balikpapan, Rabu (30/5), untuk menghadapi Persiba Balikpapan pada 1 Juni di Stadion Persiba.

"Kita berangkat ke Balikpapan tanggal 30 Mei dengan membawa 20 pemain terbaik. Untuk nama-nama pemain yang dibawa akan kita tentukan pada  29 Mei, karena kita masih harus melihat kondisi terakhir para pemain," ujar Kas Hartadi.

Sementara itu, Nova Arianto mengatakan dirinya sudah merasa baikan usai pelipisnya dijahit sebanyak empat jahitan.

"Saya harapkan bisa tampil menghadapi Persiba karena luka di pelipis kanan saya sudah dijahit," kata Nova Arianto.


Follow twitter kami di @beritaSFC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Ponaryo Absen Lawan Persiba

Salah satu pemain andalan Sriwijaya FC, Ponaryo Astaman, dipastikan tidak akan diboyong pada tur Kalimantan saat bertemu tim Persiba Balikpapan, Jumat (1/6/2012) mendatang.

"Ini karena Ponaryo mendapatkan akumulasi kartu kuning, sementara pemain inti lainnya akan dibawa semua," ungkap Pelatih Kepala SFC, Kas Hartadi, kepada Sripoku.com, Senin (28/5/20120).

Sebelumnya kartu kedua yang didapatkan Ponaryo ketika menjalani pertandingan saat melawan Persipura, Minggu (27/5/2012), sementara kartu kuning pertamanya didapatkan saat melawan Gresik United (12/1/2012).

Hukuman akumulasi kartu kuning ini merupakan yang pertama kali didapatkannya pada musim ini.

Dari total 26 laga yang telah dilewati Ponaryo hanya absen dua kali akibat cedera saat melawan Persidafon (14/5) dan Persiram (17/5) lalu.

Follow twitter kami di @beritaSFC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Senin, 28 Mei 2012

SFC v Persipura Meraih Ratting Tertinggi

-Bigmatch Sriwijaya FC versus Persipura, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (27/5/2012), meraih rating tertinggi dari jumlah penonton. Yakni mencapai 4,1. melebihi bigmatch lainnya, yang juga digelar pada hari yang sama antara Persija Jakarta versus Persib Bandung.

Hal ini diungkapkan Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin  kepada Sripoku.com, berdasarkan keterangan dari Produser Antv, Asdedi, Senin (28/5/2012). Rating Persija vs Persib adalah 3,9.

"Rating SFC vs Persipura paling tinggi dibandingkan Persija vs Persib, hanya saja share mereka jauh lebih tinggi dari SFC vs Persipura," jelas Hendri.

Menurut Hendri berdasarkan keterangan dari Asdedi, share jumlah penonton yang menyaksikan Antv untuk laga Persija vs Persib mencapai 26,7 persen, sementara share SFC vs Persipura mencapai 16,7 persen



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Ancaman Laga Kandang Tanpa Penonton menghinggapi SFC

Sriwijaya FC terancam sanksi dari PT Liga Indonesia karena ribuan penonton yang meluber sampai ke pinggir lapangan, baik di tribun utara, selatan maupun timur, saat menjamu Persipura Jayapura, Minggu (27/5), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, tidak sesuai dengan manual PT Liga Indonesia.

Sanksi bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang tanpa penonton bisa terjadi mengingat beberapa waktu lalu, Persib Bandung pernah mendapat sanksi akibat melubernya penonton di Stadion Siliwangi hingga ke pinggir lapangan. Apalagi saat pertandingan juga terlihat beberapa penonton di tribun timur dan barat melemparkan botol air mineral ke arah lapangan  tanpa bisa dihalau petugas keamanan.

Meski pertandingan sudah dijaga 500 aparat keamanan, namun mereka tidak kuasa menahan melubernya penonton hingga ke pinggir lapangan. Aparat hanya bisa menahan agar penonton tidak masuk ke dalam lapangan  sehingga mengganggu jalannya pertandingan. Jumlah penonton yang memenuhi stadion tidak sesuai dengan jumlah tiket yang dicetak sebanyak 27 ribu lembar. Bahkan, selama pertandingan berjalan, ribuan penonton yang tidak kebagian tiket memaksa masuk ke dalam stadion dengan memanjat pagar tribun selatan.

Wakil ketua panpel pertandingan Faisal Mursyid tetap santai menanggapi ini. Meskipun Sriwijaya FC bisa terkena sanksi akibat melubernya penonton hingga ke pinggir lapangan, Faisal tetap optimis Sriwijaya FC tidak akan terkena sanksi.

"Dasar untuk mengenakan sanksi itu apa? Pertandingan tetap berjalan tertib tanpa ada kerusuhan. Meskipun penonton meluber sampai ke pinggir lapangan, tidak ada penonton yang sampai mengganggu jalannya pertandingan. Pertandingan bisa berlangsung aman hingga selesai," ujar Faisal Mursyid kepada GOAL.com Indonesia, Senin (28/5) di sekretariat Sriwijaya FC.

Menanggapi soal sanksi yang diberikan kepada Persib Bandung, Faisal menilai itu karena melubernya penonton menyebabkan pertandingan Persib Bandung terganggu. "Nah kalau pertandingan Sriwijaya FC kemarin, tidak ada yang merasa terganggu," ujar Faisal Mursyid.

Pengelola tiket pertandingan Rasyid Irfandi mengatakan membludaknya penonton hingga ke pinggir lapangan karena penonton liar hampir mencapai 100 persen. Selain itu membludaknya penonton karena pagar keamanan berhasil dijebol penonton liar. "Ini semua di luar kemampuan panpel karena ulah penonton yang tidak kebagian tiket.  Tetapi pertandingan bisa berjalan aman tanpa ada kerusuhan," kata Rasyid Irfandi.


Follow twitter kami di @beritaSFC sekarang juga


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kashartadi Memantau Langsung Pertandingan Mitra Kukar v Persiba dari Televisi

Partai yang mempertemukan Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan pada Senin (28/5/2012) sore hari ini yang disiarkan langsung, mendapatkan perhatian serius dari Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi.

Wajar jika Kas sengaja meluangkan waktunya untuk menonton laga ini. Pasalnya, partai selanjutnya SFC akan melawat ke kandang Persiba Balikpapan (1/6/2012) mendatang.

"Ya saat ini saya sedang menyaksikan pertandingan Mitra Kukar dan Persiba yang baru saja dimulai," ujarnya kepada

Follow twitter kami di @beritaSFC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Persipura Masih Yakin Akan Juara

Sriwijaya FC sukses meraih angka penuh setelah berhasil mengalahkan tamunya Persipura Jayapura dengan skor tipis 1-0 di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Minggu, (27/5).

Diakui Mettu Duaramuri selaku asisten pelatih Persipura yang mewakili Jacksen F Thiago, kedua tim bermain bagus dengan teknik dan strategi yang memukau sekitar 40 ribu lebih penonton yang memadati GSJ.

"Secara permainan di lapangan, kualitas kedua tim cukup berimbang. Walau harus pulang dengan kekalahan, kami cukup puas atas hasil ini karena pemain sudah berusaha maksimal," ujar Mettu usai laga, Minggu (27/5).

Saat ditanya tentang peluang tim Mutiara Hitam untuk dapat menyalip poin Laskar Wong Kito yang sekarang masih bertengger nyaman di puncak klasemen sementara Indonesian Super League (ISL) dan meraih juara musim ini, Mettu menjelaskan bahwa sepk bola merupakan olahraga bukan hitungan matematika dan semua hal masih dapat terjadi.

"Kami masih optimistis karena perjalanan kompetisi belum berakhir. Jadi kami harus terus berusaha sampai akhir musim. Adapun nanti musim berakhir dan merebut juara 2 pun masih juara," ujar Mettu.

Follow twitter kami di @beritaSFC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Alex Noerdin : SRIWIJAYA FC akan Torehkan Sejarah Baru

Sriwijaya FC diambang juara, usai sukses menumbangkan juara bertahan Persipura Jayapura 1-0 dalam bigmatch Indonesian Super League (ISL), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (27/5), lewat gol semata wayang kapten sekaligus striker Keith Kayamba Gumbs.

Pemain gaek usia 40 tahun ini tampil luar biasa bersama rekan-rekannya. Proses gol yang didapatkan lewat titik penalti di menit ke-33 itupun tidak mudah. Sebab, Gumbs harus dua kali melakukan tendangan untuk mendapatkan satu gol yang menjadi penentu kemenangan Laskar Wong Kito.

Sang profesor, demikian pemain yang merangkap sebagai asisten pelatih SFC ini dijuluki para fansnya, menunjukkan ketenangan luar biasa di tengah ketegangan yang meliputi pelatih, manajemen. Bahkan, puluhan ribu suporter dan penonton yang memadati stadion. Terutama saat sang pengadil lapangan tiba-tiba memintanya mengulang tandangan penalti, lantaran ada beberapa pemain SFC yang bergerak lebih dulu.

Diminta sekali lagi mengulang tendangan penalti yang didapatkan usai bek Persipura menjatuhkan M Ridwa itu, sang algojo tetap tenang. Kematangan Gumbs inilah membuatnya mampu menjebol gawang Jae Hoon, kiper Persipura yang terkenal tangguh dan sulit ditundukkan.

Kemenangan ini membuat Pembina SFC, H Alex Noerdin optimis SFC bisa mengejar gelar juara ISL 2011/2012. Tiga poin yang diraih ini berarti semakin membuat Laskar Wong Kito menjauh dari kejaran Persipura, dengan terpaut selisih sembilan poin dan masih unggul satu pertandingan. Kemenangan kandang ini pula tetap menjadikan SFC sebagai tim yang belum terkalahkan saat bermain di kandang sampai sejauh ini.

"Hasil ini semakin membuat kita optimis untuk merengkuh juara di musim ini, sebab sekarang kita sudah memiliki selisih sembilan poin dari Persipura Jayapura. Tentu hasil ini akan semakin sulit dikejar, terlebih kita masih unggul satu pertandingan dan mudah-mudahan SFC bisa meraih juara di musim ini," ungkap Alex Noerdin, Minggu (27/5).

Alex menilai, apabila SFC bisa meraih juara di musim ini, berarti sejarah baru bagi tim kebanggan publik Sumsel ini. Pasalnya, SFC pada musim ini sama sekali tidak lagi ditopang dana APBD, jika tetap berprestasi menjadi suatu hal luar biasa.

"Begitupun dengan peran serta dan dukungan para suporter dan penonton yang semakin antusias menyaksikan pertandingan SFC ini saya ucapkan terima kasih. Hal ini jelas menandahkan publik Sumsel kian mencintai SFC dan berharap klubnya ini meraih juara di musim ini," jelas Gubernur Sumsel ini.

Sementara Kas mengucapkan rasa terima kasihnya kepada perjuangan para pemain yang telah berusaha keras untuk memenangkan pertandingan. Dia menganggap pertandingan ini laga yang terberat yang pernah dijalani para pemain. Oleh karena itulah selepas ini kita akn fokus recovery untuk menjalani tur selanjutnya melawan Persiba Balikpapan dan Gresik United.
"Saya juga berterimakasih kepada suporter, fans dan masyarakat Sumsel yang memberikan dukungan luar biasa," jelasnya.


Follow Twitter Kami di @beritaSFC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Minggu, 27 Mei 2012

Head To Head SRIWIJAYA FC v PERSIPURA

Head To Head Kedua Tim di ISL:
28-01-2012: Persipura 2-1 Sriwijaya FC
23-03-2011: Sriwijaya FC 0-0 Persipura
30-01-2011: Persipura 3-2 Sriwijaya FC
07-05-2010: Sriwijaya FC 1-2 Persipura
02-12-2009: Persipura 1-2 Sriwijaya FC
10-06-2009: Persipura 4-1 Sriwijaya FC
12-07-2008: Sriwijaya FC 2-2 Persipura

Jika melihat head to head diatas, ternyata SFC memiliki rekor buruk saat menjamu Persipura di GSJ.

Dari pertemuan kedua tim saat bertanding di GSJ selama gelaran Indonesian Super League (ISL), SFC belum pernah menang di GSJ.
Dari 3 pertemuan di GSJ berakhir dengan 2x imbang dan 1x kalah.

Apakah malam ini SFC berhasil menghapus rekor buruk itu ??

Follow Twitter Kami di @beritaSFC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Istri Beto Goncalves Ternyata Keturunan Palembang

WANITA cantik berkulit putih duduk di lobi Hotel Sandjaja Palembang, Jumat (25/5/2012).Dia adalah Dewi, istri dari stiker Persipura Jayapura Alberto Gonsalves.

Tak disangka Dewi adalah orang Palembang."Ayah saya orang Palembang,Ibu saya orang Tangerang, ujar Dewi. Ia mengatakan sangat senang dapat berada di Palembang karena dapat bertemu dengan keluarganya.

Sambil memperhatikan anak perempuannya Daniela Fernandez, Dewi menceritakan pengalaman hidupnya sebagai seorang istri pemain Bola.

Dewi mengaku selalu mendampingi suami ketika tampil dilapangan hijau. "Saya ingin memberikan semangat ketika Beto tampil,"ujar alumnus Trisakti ini.

Dewi menceritakan dikala pertama kali bertemu dengan Beto. "Ketika itu saya duduk, tiba-tiba Beto datang dan langsung minta kenalan," ujarnya sambil tersenyum.

Hal yang paling menyedihkan yaitu ketika melihat suaminya cidera, apalagi ketika dokter menvonis Beto tidak bisa tampil lagi karena cidera tersebut. Namun hal itu tidak terjadi karena ibu Beto membawakan obat dari Brazil dan obat itu bisa disembuhkan.

Ditanya mengenai tim Persipura Dewi mengaku sangat senang di tim ini karena suasananya yang akrab seperti sebuah keluarga.

Selain itu Dewi mengaku senang tinggal di Papua karena daya tarik alamnya yang indah dan mempunyai tempat-tempat yang cocok untuk berpetulang. "Disana kita bisa travelling dan Camping" terangnya.


Follow twitter kami di @beritaSFC sekarang


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sabtu, 26 Mei 2012

Lagi, Pemain Sriwijaya FC Kunjungi Panti Asuhan

Tim Sriwijaya FC melakukan kunjungan ke panti asuhan untuk memohon doa dari anak-anak yatim piatu ini, jelang pertandingan menghadapi Persipura Jayapura pada Minggu (27/5/2012) mendatang.

Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainudin, Jumat (25/5/2012), yang memimpin rombongan terlihat datang bersawa perwakilan manajemen lainnya yaitu Wakil Manajer SFC, Jamludin. Kemudian Pelatih Kepala SFC, Kas Hartadi dan salah satu pemain senior SFC, Firman Utina. Rombongan ini menuju ke Panti Asuhan Darur Rahmah yang berada di Lr Banten Plaju Palembang. 

Setibanya di sana pukul 14.00 WIB, pihak pengurus panti beserta puluhan anak-anak panti asuhan yang sudah menunggu kedatangan rombongan ini langsung menuambutnya dengan iringan shalawat. Barulah setelah itu Hendri menyatakan maksud kedatangannya salah satunya adalah untuk meminta doa dari para anak-anak yatim piatu ini, supaya SFC bisa menang saat melawan Persipura nanti.

"Selain itu kita juga sedikit berbagi rezeki dengan memberikan sumbangan berupa bahan-bahan sembako. Rezeki ini dikumpulkan dari program 'SFC for Charity' pada pertandingan melawan Persiwa (21/5/2012) kemarin. Setiap pembelian tiket maka Rp 100 akan disisihkan untuk para anak-anak panti asuhan ini," jelasnya.

Selain mempersiapkan hal-hal teknis dan strategi di lapangan pada pertandingan nanti, Hendri berkata hal non teknis seperti doa dan pemberian motivasi kepada pemain pun turut menentukan dalam kesuksesan SFC sejauh ini. 

Sementara Pengurus Panti Darur Rahmah, Ziad mengucapkan rasa terima kasihnya atas kedatangan rombongan SFC ini. Terlebih kedatangan para pemain dan pelatih SFC ini bisa mengobati rasa penasaran untuk bertemu langsung dengan idolanya tersebut.  

"Anak-anak panti sebagian besar gila bola, setiap ada pertandingan SFC mereka ini pasti selalu nonton di televisi," cetusnya.


Follow twitter Kami di @beritaSFC

Oknum Petugas Nakal Disinyalir Sering Memasukan Penonton Gelap

Jelang bigmatch lawan Persipura Jayapura, Minggu (27/5/2012), pengelola tiket pertandingan Sriwijaya FC memperketat pengawasan. Sebab, ditenggarai ada oknum petugas nakal yang memasukkan penonton tanpa tiket.

Sebab, pratik ini yang diduga kuat membuat pengelola tiket mengalami kerugian besar saat SFC menjamu Persiwa Wamena, Senin (21/5/2012), lantaran banyaknya kursi yang sudah terisi, tetapi ribuan lembar tiket tidak terjual.

"Meski demikian masih perlu ditelusuri lagi. Kami memperketat pengawasan terhadap ulah oknum yang tidak bertanggungjawab," jelas Panitia Tiket Pertandingan Rasyid Irfandi kepada Sripoku.com Sabtu (26/5/2012).

Menurut Andi, seharus penontonnya sudah berpikir bagaimana memberikan kontribusi kepada SFC, dengan cara membeli tiket dan menyaksikan langsung pertandingan. Bukan justru menyogok petugas agar bisa masuk stadion untuk menyaksikan pertandingan SFC.

"Untuk itu, kami sangat memberikan apresiasi kepada para pendukung SFC yang telah membeli langsung tiket, itu menunjukkan bahwa mereka berkontribusi kepada klub," ujar Andi sapaannya.

Follow twitter Kami di @beritaSFC

Romantisme : Istri Sebagai Penyemangat Utama Thiery


ISTRI sangat berperan bagi penampilan seorang pemain sepakbola ketika bermain di lapangan. Itu pula yang dirasakan defender Thierry Gathuessi sepanjang mengikuti 25 laga Sriwijaya FC di musim Indonesian Super League (ISL) 2011/2012.

Sang istri Virginia, tidak sekalipun melewatkan setiap pertandingan SFC, terutama saat Thierry tampil bersama skuad asuhan Kas Hartadi. Bersama Laurent, istri Kayamba, Virginia yang selalu bersama putranya, Marvin selalu mengisi kursi VVIP untuk memberikan dukungan kepada sang suami.

"Istri dan anak, keluarga adalah kekuatan tersendiri, senang melihat mereka ada di tribun," jelas Thierry kepada Sripoku.com Sabtu (26/5/2012).

Thierry akan tampil kembali usai menjalani hukuman akumulasi kartu, dia diharapkan bisa menjaga keseimbangan lini belakang SFC, seiring kurang fitnya Jamie Coyne.

Sementara itu Virginia yang didampingi Laurent, istri Kayamba menyatakan, mendukung penuh karir sang suami. Dia pun harus meninggalkan pekerjaannya di Prancis demi Thierry.

"Dia selalu total ketika di lapangan dan kami berdua selalu mendukungnya," jelas Virginia.
 
 
Follow twitter kami di @beritaSFC

Zahrahan : "Suporter SFC, Saya Rindu Kalian"

TRIBUNNEWS.COM,PALEMBANG - Banyak momen indah yang pernah dilewati Zah Rahan bersama para suporter Sriwijaya FC. Seperti yang disampaikannya kepada Tribun Sumsel,  Jumat(25/5/2012)

"Saya kangen pada semua suporter Sriwijaya. Mereka banyak memberi saya dukungan sewaktu saya bergabung dengan Sriwijaya," ujarnya

Menurut Zah Rahan meskipun sekarang ia tidak lagi bergabung dengan Sriwijaya FC namun masih banyak suporter Sriwijaya yang mencintainya. Itu terbukti dengan banyaknya para suporter Sriwijaya yang masih mengirim SMS ke ponsel pribadinya.

"Mereka juga berteman dengan saya di facebook. Kalau ada waktu saya mau menemui mereka" ungkapnya.

Ia juga mengatakan tidak akan melupakan para suporter Sriwijaya karena mereka adalah sebagian kisah indah dari kehidupannya.

" Jika saat bertanding suporter Sriwijaya adalah penyemangat saya. Dengan kehadiran dan yel-yel dari mereka saya jadi termotivasi untuk bertanding." tuturnya.

"Saya pernah jadi bagian dari Sriwijaya FC. Jadi saya tak boleh melupakan Sriwijaya . Sriwijaya juga tak boleh melupakan saya. Supaya diingat Sriwijaya, saya harus ciptakan gol  pada pertandingan minggu besok" ujar pemain Zah Rahan,  Jumat(25/5)

Kepada Tribun Sumsel, Zah mengaku pertandingan besok, Minggu (27/5) sama saja dengan pertandingan melawan saudara sendiri. Namun ia harus tetap profesional pada Persipura.

"Jika Persipura menang maka peluang Persipura untuk melaju ke babak selanjutnya terbuka lebar. Persipura dapat sampai final," kata pemain berumur 27 tahun ini.

Gelanggang Persipura ini bertekad akan tampil maksimal saat melawan Laskar Wong Kito.



Follow twitter SRIWIJAYA-FC di @beritaSFC


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Jumat, 25 Mei 2012

Hindari Antrian Panjang, Panpel Minta Suporter Dteng Lebih awal

Memperhatikan tiket pertandingan Sriwijaya FC versus Persipura, Minggu (27/5/2012) laku keras, pihak pengelola tiket meminta para penontonnya, yang telah membeli tiket agar datang lebih awal atau dua jam sebelum pertandingan.

"Karena pertandingan mulai pukul 18.30, maka paling tidak penonton sudah berada di stadion sekitar pukul 16.30. Untuk mengurangi antrian masuk. Sebab jika datang sekitar pukul 19.00, maka akan terjadi antiran panjang," jelas Panitia Tiket Pertandingan, Rasyid Irfandi.

Menurut Andi Pedo sapaannya, tiket sudah 85 persen terjual. Sementara pihaknya menyiapkan 21.00 lembar tiket untuk laga yang akan disiarkan secara langsung oleh Antv ini.

"Hal ini dilakukan untuk menghindari antrian panjang dan kenyamanan penonton saat memasuki tribun," jelasnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan bahwa tiket pertandingan SFC vs Persipura ini dicetak dengan edisi khusus, sebab tiket pertandingan Persiwa Wamena Senin (21/5/2012) cukup banyak tidak terjual.

"Dikhawatirkan nanti dipakai oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan ini kerap terjadi, maka kami himbau agar petugas pintu masuk dan pembeli berhati-hati dan harus jeli," jelas Andi.

Follow Twitter kami di @beritaSFC
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Persipura Berambisi kalahkan SFC

TRIBUN SUMSEL, PALEMBANG--Pertandingan Big Macth melawan Sriwijaya FC, Minggu (27/5/2012) merupakan partai hidup mati bagi tim Persipura untuk mempertahankan juara Liga ISL. Zah Rahan dkk sangat berambisi mengalahkan Laskar Wong Kito.

"Ini kita anggap pertandingan hidup mati. Jika kalah peluang kita habis,"ungkap asisten pelatih Persipura, Mettu Duaramurry saat diwawancarai Tribun Sumsel, Jumat (25/5/2012) di Hotel Sanjadja, Palembang.

Mettu menambahkan, pihaknya yakin bisa mencuri 3 poin penting di kandang wong Palembang, meskipun beberapa striker andalannya tidal bisa turun pada pertandingan yang akan digelar pada, Minggu (27/5/2012) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Menurut Mettu, jika menang, peluang tim berjuluk Mutiara hitam untuk mempertahankan juara akan terbuka, meskipun perlu keajaiban karena selisih dengan SFC sebagai pemuncak klasemen sementara ISL  cukup besar.

Persipura lebih banyak satu pertandingan dengan SFC dengans elisih ketinggalan 6 poin, dengan pertandingan menyisahkan 8 pertandingan lagi.

"Sisa pertandingan, hanya SFC lawan yang berat, sisanya kita optimis bisa meraih hasil maksimal,"pungkasnya.

Boaz Hanya melihat Teman-Teman nya Berenang

Dalam latihan fisik menjelang pertandingan menghadapi Sriwijaya FC kali ini, ia hanya memperhatikan rekan-rekannya sambil duduk di dalam kolam renang.

Berdasarkan pantauan Tribunsumsel.com, Boaz duduk memegang bola di sudut di dalam kolam renang. Boaz mengalami cedera kaki, dan dipastikan tidak bisa melanjutkan pertandingan di sisa musim ISL tahun ini.

Follow twitter kami di @beritaSFC

*admin_Chicharito*
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

500 Personil Keamanan Jaga Pertandingan SFC v Persipura

Sedikitnya 500 personil akan diterjunkan menjaga keamanan pertandingan antara Sriwijaya FC menghadapi Persipura Jayapura pada lanjutan kompetisi Indonesia Super League, Minggu (27/05) malam di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. 

Wakil Ketua Panitia Pelaksana pertandingan, Faisal Mursyid kepada goal com Indonesia, Jumat (25/05) pagi mengatakan 500 personil keamanan ini akan disebar di titik-titik keramaian dalam stadion, luar stadion dan pintu masuk. “500 personil keamanan ini terdiri dari Polresta Palembang, TNI, Dinas Perhubungan serta Polisi Pamong Praja,” kata Faisal.


Dijelaskan Faisal, untuk menjaga keamanan pertandingan, pihak Polresta Palembang juga akan melakukan razia senjata tajam, senjata api serta benda tajam lainnya di pintu masuk. ”Pada pertandingan ini keamanan lebih diperketat. Ini semua demi lancarnya jalannya pertandingan,” ujar Faisal.

Sementara jumlah tiket yang dicetak Panpel Sriwijaya FC menghadapi Persipura sebanyak 27 ribu lembar tiket terdiri atas tujuh ribu tiket tribun barat atas , sembilan ribu tribun timur, tujuh ribu tribun utara dan selatan, 3.250 tiket tribun Vip dan 750 tiket tribun VVIP. ”Untuk harganya, tribun VVIP Rp50 ribu, tribun VIP Rp40 ribu, tribun barat atas Rp30 ribu, tribun timur Rp15 ribu, tribun utara Rp10 ribu dan tribun selatan khusus anak-anak Rp2 ribu,” kata Faisal Mursyid.

Dua hari menjelang pertandingan berlangsung hampir 20 ribu tiket sudah dipesan oleh penonton dan Faisal  optimis 27 ribu tiket yang tercetak akan habis saat pertandingan digelar.” Pertandingan menghadapi Persipura sudah lama dinantikan penonton, jadi kami optimis semua tiket habis terjual,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Faisal juga menghimbau kepada seluruh penonton dan supporter yang akan menyaksikan secara langsung pertandingan agar tidak membawa senjata tajam, senjata api atau  benda tajam lainnya, karena akan ada razia dari pihak kepolisian saat masuk stadion.” Jadi tidak usah membawa senjata tajam ke stadion kalau tidak ingin berurusan dengan pihak keamanan ,” imbau Faisal.

Sedangkan pintu masuk untuk penonton dan supporter tetap diberlakukan seperti biasa. Para supporter yang menggunakan angkutan bus tetap masuk melalui jalan samping gedung Bank Sumsel Babel, sementara penonton yang membawa mobil pribadi dapat masuk melalui pintu utama Stadion Jakabaring.” Untuk penonton yang membawa kendaraan roda dua tetap masuk melalui jalan samping lapangan baseball dan softball,” kata Faisal.



follow twitter kami di @beritaSFC 

Zahrahan : Saya Lebih Nyaman di Persipura

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mantan playmaker andalan Sriwijaya FC, Zah Rahan Krangar mengaku merasakan lebih nyaman dengan timnya sekarang dibandingkan dengan tim sebelumnya.

"Kalau diharuskan memilih, saya katakan lebih nyaman di Persipura sekarang, meskipun banyak permintaan dari teman-teman seperti Kayamba dan lain-lain yang meminta saya bergabung kembali ke SFC," ungkapnya, Jumat (25/5/2012).

Meski begitu, pemain yang memutuskan untuk pindah klub sejak musim 2010 lalu ini, mengaku tetap memiliki niatan untuk kembali bergabung dengan SFC. Hanya saja dirinya belum dapat memastikan apakah ingin bergabung musim depan atau musim-musim selanjutnya.
 
follow twitter kami di @beritaSFC

Kas Hartadi Berharap Pemain Tetap Fokus

SUMEKS- PALEMBANG-Psikologis pemain Sriwijaya FC sedang dalam tekanan. Itu menyusul target besar yang diusung Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) ketika menjamu Persipura Jaya Pura di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, akhir pekan nanti (27/5).
Target menang merupakan hal yang realistis bagi tim double winner 2007 untuk menjauh dari kejaran Mutiara Hitam (sebutan Persipura) sekaligus menatap gelar Indonesia Super League musim ini. Jika Laskar Sriwijaya sukses meraih angka penuh maka selisih akan menjadi 9 poin (58-52). Persipura sendiri hanya berhasil menambah 1 poin saat ditahan imbang oleh tuan rumah Deltras Sidoarjo kemarin (23/5).
“Beban psikis pasti ada. Saya saja, sudah beberapa hari yang lalu memikirkan harus menang lawan Persiwa dan Persipura. Persiwa sudah kami lewati, tinggal memikirkan bagaimana mengalahkan Persipura. Kondisi ini pasti terjadi pada diri pemain juga,” kata pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi.
Melihat kondisi itu, Kas (sapaan Kas Hartadi) berharap kepada anak asuhnya untuk tidak terlalu terbebani. Serta, tidak terlalu overconfident ketika menjalani pertandingan yang penuh gengsi itu.
“Intinya, anak-anak tetap fokus pada pertandingan. Namun, target menang jangan terlalu menjadi beban. Sebab, itu justru menjadi bumerang bagi kami sendiri. Kami juga berharap, anak-anak tidak terlalu over dan bermain seperti biasanya saja dan enjoy di lapangan,” harap mantan arsitek SFC U-21 itu.
Selain itu, mantan pemain Timnas Indonesia itu juga mencoba memberikan materi latihan sedikit berbeda dibandingkan sebelumnya. Yakni, dengan melakukan latihan serius tapi tetap dengan santai di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. “Kami akan ajak pemain untuk enjoy dalam latihan. Agar, beban yang ada di dirinya sedikit demi sedikit bisa hilang. Ketika bertanding, pemain dalam kondisi maksimal dan tanpa beban. Pasti, bila ini bisa dijalani, kami mampu menang,” pungkasnya.

FOLLOW twitter kami di @beritaSFC

Lawan Persipura, SFC Terancam tanpa Jamie Coyne

SUMEKS. PALEMBANG-Kabar buruk menghantui Sriwijaya FC ketika menjamu Persipura Jaya Pura di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (27/5) nanti. Karena, tim juara double winner 2007 itu terancam kehilangan defender Jamie Coyne.Pemain bernama lengkap Michael James Coyne itu terancam absen pada laga super big match kali ini karena masih mengalami cedera engkel. Cedera itu didapat ketika menjamu Persiwa Wamena, Senin (21/5) lalu.“Sebenarnya cedera Jamie sudah didapat saat melawan Persiwa. Namun, akhir-akhir ini baru terasa. Sekarang sedang menjalani perawatan berjalan. Kami belum bisa memastikan, apakah bisa dimainkan atau tidak ketika lawan Persipura nanti,” kata pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, kemarin (24/5).Absennya pemain berjersey nomor 3 itu jelas menjadi momok Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC). Sebab, pemain kelahiran Sydney, Australia, 2 Januari 1981 benteng kokoh yang dimiliki Sriwijaya.
Meski musim ini belum menciptakan gol seperti defender-defender Sriwijaya lainnya, Jamie tak boleh dipandang sebelah mata. Gaya permainannya yang lugas dan mempunyai kecepatan, Jamie sulit untuk ditembus penyerang tim lawan.
Tak hanya itu, mempunyai tinggi mencapai 181 cm membuat Jamie piawai menghadang bola-bola atas. Sehingga, dengan kualitasnya di atas rata-rata, mantan pemain West Ham United itu selalu menjadi starter di setiap laga. “Memang ada sedikit pengaruhnya. Tapi, tak terlalu menjadi masalah. Kami masih mempunyai beberapa defender yang kualitasnya juga bagus. Seperti, Nova Ariyanto,” lanjut mantan arsitek SFC U-21 itu.
Sementara itu, Ponaryo Astaman yang sempat diragukan turun dipastikan bisa dimainkan. Ponaryo sudah siap tempur setelah cedera lutut yang dideritanya sudah sembuh total. “Ponaryo sudah tidak ada masalah lagi, dan bisa dimainkan lawan Persipura,” pungkasnya


FOLLOW twitter Kami di @beritaSFC

Kamis, 24 Mei 2012

Pemain Persipura Serbu Palembang

PALEMBANG - Skuad Persipura Jayapura sudah tiba di Palembang dengan membawa 21 pemain guna persiapan menghadapi tim tuan rumah Sriwijaya FC, Minggu (27/5/2012) mendatang.


"Semuanya sudah tiba dengan membawa 21 pemain kecuali satu pemain Eki Sabilillah (kiper) yang ada urusan keluarga dan satu lagi Pelatih Kepala Persipura, Jacksen F Tiago yang baru akan menyusul besok sore atau malam," ungkap Liason Officer, Taufik HD, Kamis (24/5/2012).


Terlihat para pemain Persipura ini setibanya di Hotel Sandjaja langsung menyantap makanan yang disediakan pihak hotel. Setelah itu mereka pergi ke kamar masing-masing untuk beristirahat pasca perjalanan jauh.

Sebelumnya Tim Mutiara Hitam ini baru saja melakoni pertandingan melawan Deltras Sidoarjo (23/5/2012) kemarin dengan kedudukan akhir 1-1.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Supriatno 7 Tahun Menjadi Supir Bus SFC

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Supriatno(49) mengaku bangga menjadi sopir mobil bus angkutan untuk pemain Sriwijaya FC.  Ia mengemudikan mobil jenis mercy yang memiliki 34 sheet tahun 2004.

" Saya sudah tujuh tahun menjadi sopir SFC," ujar pria asal Bogor ini kepada Tribun Sumsel.

Bus berplat merah dengan Nomor Polisi BG 7955 MZ,ini memiliki fasilitas televisi, musik serta AC (air conditioner).
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Tips Sriwijaya FC Hadapi Persipura

KONSENTRASI tinggi terus dibangun Sriwijaya FC sebelum menjamu Persipura Jaya Pura pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (27/5) nanti. Segala upaya telah  dipersiapkan oleh pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi demi mendapatkan ramuan maut hadapi Mutiara Hitam (sebutan Persipura). Salah satunya, meracik strategi untuk menghadang pergerakan gelandang andalan Persipura, Zah Rahan Krangar.
“Kami mewaspadai semua lini Persipura sebab dihuni pemain-pemain berkualitas. Jadi, kami tak bisa hanya fokus pada satu lini saja. Namun, inti dari semua itu, bagaimana bisa mematikan pergerakan Zah Rahan. Sebab, dia (Zah Rahan Red) merupakan motor serangan Persipura,” kata pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi.
Maklum, bila Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) waswas dengan permainan yang dibangun oleh Zah Rahan. Ya, pemain kelahiran Monrovia, Liberia, 7 Maret 1985 itu merupakan otak dari permainan Mutiara Hitam.
Gaya main yang lincah serta didukung skill di atas rata-rata, mantan pemain Sriwijaya FC ini menjadi salah satu gelandang asing terbaik di Indonesia. Selain lincah dan mempunyai misi bermain yang baik, pemain Timnas Liberia itu juga termasuk pemain yang utility yang bisa ditempatkan di segala sektor.
Zah Rahan juga salah satu pemain tengah yang piawai memberikan umpan-umpan matang, sehingga memanjakan strikernya. Bahkan, tak jarang mantan pemain Persekabpas Pasuruan meringsek masuk jantung pertahanan lawan dan menciptakan gol.
Bersama Persipura, Zah Rahan sukses menasbihkan diri sebagai gelandang tersubur. Musim ini, pemain berjersey nomor 10 itu telah mengoleksi 8 gol.  Musim sebelumnya, Zah (sapaan Zah Rahan) sukses membukukan 7 gol. Salah satu gol musim ini, dia ciptakan ketika menang 2-1 atas Sriwijaya di Stadion Mandala, Jaya Pura (28/1) lalu.
Kewaspadaan lebih tinggi, karena Zah Rahan pernah merumput selama tiga musim bersama Sriwijaya. Praktis, pemain berpostur 165 cm itu sangat mengenal karakter permainan Sriwijaya, serta lapangan Gelora Sriwijaya FC (home base Sriwijaya).
“Bila anak-anak mampu mematikan pergerakan Zah Rahan, kami yakin permainan Persipura tak bisa maksimal. Namun, kami tetap mewaspadai pemain lainnya. Karena, rata-rata Persipura mempunyai pemain yang mempunyai kecepatan tinggi dan berbahaya bila memberikan tekanan,” pungkasnya.


follow twitter kami di @beritaSFC

Jangan Remehkan Persipura

Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengatakan, lawan yang akan dihadapinya pada Minggu (27/5) nanti, Persipura Jayapura, merupakan tim yang tajam di lini depan meski bakalan tidak diperkuat oleh dua pemain andalannya, Boas Salossa dan Titus Bonai.

"Saya mengetahui juga bahwa saat ini skuad Persipura sedang tidak komplet, pasca ditinggalkan Titus Bonai (mangkir latihan sejak awal putaran kedua lalu) dan Boas Salossa (cedera). Meski begitu, Persipura sebagai juara bertahan tetaplah tim yang tidak bisa diremehkan begitu saja," ungkap pelatih yang juga pernah menukangi SFC U-21 ini kepada Sripoku.com.

Baginya untuk dapat memenangkan duel super big match ini pada pemain harus tampil fight dan penuh semangat, terlebih laga kali ini akan berlangsung di kandang sendiri.

Dukungan dari para suporter di lapangan jelas akan sangat membantu untuk memotivasi para pemain supaya dapat bermain lebih agresif lagi.